By Eko NP Andi | Sunday, September 24, 2006
Posted in: | 0 komentar

Yakinkan Aku...

Aku tahu...Ya, aku sudah lama tahu itu...Semua itu... Entah apa aku tak tahu, Atau aku tak mau tahu?Karena aku yakin...Ya, keyakinan itu...Keyakinan yang aku tak tahu kapan berasal mulaKeyakinan yang aku tak tahu darimana datangnyaKeyakinan yang selama ini membelengguku untuk selalu menungguKeyakinan yang selama ini coba untuk aku enyahkanTapi, tak bisa...Sering aku tergoda untuk berpalingMenikmati kasih yang lainNamun, selalu saja keyakinan itu...

Read more
By Eko NP Andi | Wednesday, September 13, 2006
Posted in: | 1 komentar

Untuk Seseorang Di Sana

Apa kabarmu hari ini?Semoga keceriaan masih bersamamuMenemani hari-harimuSemoga masih bisa ku tatap senyum dari bibirmuApa kabarmu kemarin?Semoga waktu yang berlalu indah bagimuMenumbuhkan semangat untuk keesokan harinyaSemoga masih bisa kupandang tatap mata penuh semangat ituApa kabarmu hari ini?Semoga sakit itu cepat berlaluMenanti berharap cemas akan berlalu derita ituSemoga masih bisa kutemui sosok tegar dibalik tubuh sakit ituSemoga masih bisa

Read more
By Eko NP Andi | Wednesday, September 13, 2006
Posted in: | 0 komentar

Adalah...

Adalah sebuah pilihanKetika aku memutuskan untuk menaruh hati padamuMembiarkan semua rasa berkecamuk tentangmuMembiarkan malamku selalu dihantui oleh dirimuAdalah sebuah keyakinanKetika kupercayakan hati ini mencintaimuMembiarkan semua keluh kesah semburat kepadamuMembiarkan celotehmu membanggakankuAdalah sebuah kegalauanKetika membulatkan tekadku memilikimuMembiarkan mulut ini jujur padamuMembiarkan gumpalan rasa ini tumpah padamuAdalah sebuah pilihanKetika

Read more
By Eko NP Andi | Wednesday, September 13, 2006
Posted in: | 1 komentar

I know, (If) I can

Oke, aku gak tau kenapa jadi mellow begini. Abis mbaca novelnya Ninit “Test Pack” kok gak tau kenapa perasaan jadi aneh begini. Walaupun sebelumnya juga udah aneh sie... :). Abis novelnya bagus banget. Membaca novel itu membuat terhanyut ama suasana yang dibangun ibu beranak satu itu. Kita disadarkan bahwa sebuah pernikahan gak cukup hanya dinilai dari berapa banyak harta yang kita punya, berapa anak yang udah berhasil ditetaskan (emangnya ayam...).

Read more
By Eko NP Andi | Thursday, September 07, 2006
Posted in: | 1 komentar

Ketakutan Itu...

Masih ingat dulu diawal-awal kepengurusan. Ketika timbunan semangat berserakan disana-sini. Ketika otak masih dipenuhi oleh ketamakan (ingin melakukan segalanya dan sebanyak-banyaknya). Semua keinginan itu membuncah dan memuncrat begitu saja. Akhirnya, hanya untuk mengejar kata "lebih baik dari kemarin" semua keinginan itu teragendakan dalam kalender.Muncul banyak ketakutan disitu. Ketakutan-ketakutan yang kadang tak terkatakan oleh lisan. Ketakutan

Read more
By Eko NP Andi | Thursday, September 07, 2006
Posted in: | 0 komentar

Senyum sejuta...

Senyuman membawa sejuta prasangka dan pesan. Tak selamanya senyuman selalu menggambarkan kepuasan, keceriaan, dan kebahagiaan. Terkadang senyuman juga terasa menyakitkan. Karena senyum tetap membawa misteri. Tak semua senyum setulus rupanya. Terkadang indah dalam nyata, tapi sesak terasa di dada. Misteri rupa senyum itu kini menghantuiku. Membakar api dendam, api persaingan yang tajam. Senyum mengejek lebih tepatnya. Terasa sekali menumbuhkan adrenalinku,

Read more
By Eko NP Andi | Tuesday, September 05, 2006
Posted in: | 0 komentar

Mata Itu...

Ketika tatapan seolah menghakimi. Terasa sesak dalam dada, menggelapakan satu sisi nurani. Sorot mata itu. Ya, aku takut. Takut sekali. Aku merasa asing, seolah aku berada pada sebuah tempat yang sama sekali baru bagiku. Aku merasa salah. Semua yang aku lakukan salah. Serba salah lebih tepatnya. Logika sudah tak bisa diajak berkompromi lagi. Tiap kali ia mengajak untuk meluruskan, lagi-lagi makhluk merah bertanduk itu muncul dan meracuni setiap mili

Read more