Posted in:
By Eko NP Andi 1 komentar

YNWA

Hasil akhir Liverpool kontra Spurs sungguh menyesakkan, apalagi untuk kesekian kalinya Howard Webb yang jadi pengadil. Sejak tahu si plontos yang jadi referee saya punya feeling gak enak, traumatik lebih tepatnya. Beberapa kali keputusannya berat sebelah.

Tak terhitung berapa kali cacian yang dilontarkan Liverpudlian pada si Webb di stadion, tak puas hanya di stadion twitter pun jadi media menumpahkan kekesalan. Tapi terlepas dari kontroversi yang ditimbulkan oleh Webb Plontos, saya sependapat dengan ucapan King Kenny setelah laga, bahwa Liverpool tidak bermain seperti dua pertandingan terakhir, terlambat panas. Hingga akhirnya momentum diambil oleh Spurs lewat Van der Vaart di menit ke 8. Kalau akhi
Kekalahan kali ini semakin mempersulit jalan Liverpool untuk berlaga di Europa League musim depan. Liverpool kini tertinggal satu poin dengan Spurs. Match Day terakhir minggu depan adalah babak final perebutan tiket zona eropa. Masih ada jalan ke Eropa, walaupun dengan syarat Spurs harus menelan kekalahan, minimal seri lawan Birmingham dan The Reds menang atas Villa.